Hadapi Musim Kemarau, Perhutani KPH Cianjur Perkuat Pencegahan Karhutla

Keamanan Tanggal: 2026 - 08 - 14 46 views Penulis: Selly
Hadapi Musim Kemarau, Perhutani KPH Cianjur Perkuat Pencegahan Karhutla
Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada musim kemarau, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cianjur bersama unsur terkait mengikuti Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Penanganan Karhutla tingkat Kabupaten Cianjur di Lapangan Mapolres Cianjur, Selasa (11/08). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kesiapan lintas sektor dalam mencegah serta menangani potensi Karhutla.

Apel kesiapsiagaan dipimpin oleh Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian dan dihadiri Kapolres Cianjur, Administratur Perhutani KPH Cianjur Herdy Indriawan, unsur TNI, jajaran pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), relawan, serta elemen masyarakat. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pengecekan kesiapan personel, sarana, prasarana, dan peralatan yang akan digunakan dalam penanganan Karhutla.

Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menyampaikan bahwa pencegahan merupakan langkah utama dalam menghadapi potensi Karhutla, terutama pada musim kemarau. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta menghindari aktivitas lain yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

“Lebih baik mencegah daripada memadamkan. Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam penggunaan api, tidak membuka lahan dengan cara dibakar, mengenali lingkungan yang berpotensi mengalami kebakaran, serta tidak membuang puntung rokok atau membakar sampah sembarangan. Sinergi dan gotong royong seluruh pihak menjadi kunci dalam menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat,” ungkapnya.

Administratur KPH Cianjur Herdy Indriawan menyampaikan bahwa Perhutani siap memperkuat pengawasan dan pencegahan Karhutla di wilayah kerjanya melalui peningkatan patroli serta koordinasi dengan berbagai pihak. “Memasuki musim kemarau, kami meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan kawasan hutan melalui patroli secara berkala serta memperkuat koordinasi bersama TNI, Polri, pemerintah desa, pemadam kebakaran, dan masyarakat sekitar hutan. Kami juga mengoptimalkan peran masyarakat desa hutan dalam upaya pencegahan dan deteksi dini Karhutla,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi menyampaikan bahwa kondisi musim kemarau dapat meningkatkan risiko kebakaran, baik di kawasan hutan, lahan, maupun permukiman. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran yang dapat menimbulkan dampak luas serta menegaskan akan mengambil langkah sesuai ketentuan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran secara tidak bertanggung jawab.

“Pencegahan harus menjadi prioritas melalui deteksi dini, patroli berkala di wilayah rawan, serta edukasi kepada masyarakat. Kami memastikan seluruh unsur siap bergerak cepat, tepat, dan terkoordinasi apabila ditemukan titik api,” pungkasnya.

Melalui apel kesiapsiagaan tersebut, Perhutani KPH Cianjur bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, pemadam kebakaran, relawan, dan masyarakat berkomitmen memperkuat langkah pencegahan dan penanganan Karhutla. Sinergi lintas sektor diharapkan dapat meminimalkan risiko kebakaran sekaligus menjaga kelestarian kawasan hutan dan keselamatan masyarakat.